Posted by: wibi | January 6, 2014

Admin Grup

Diposting Senin, 6 Januari 2014

(draft Bandung, 3 Januari 2014)

Sejak hari ini, setelah 9 bulan saya menjalankan bisnis 4Life, memberanikan diri untuk menjadi Grup Admin 4Life di bawah organisasi yang saya bangun.

Belajar dari para upline, dari para Admin Grup yang lain.

Mereka semua sama, mewadahi kesamaan dan membuat komunitas yang dibangun akan semakin hidup dan tali silaturahmi tetap terjaga.

Grup 4Life pun saya buat, untuk mewadahi para mitra berbagi informasi, testimoni, jadwal pertemuan, motivasi, training, dan informasi-informasi lain yang bermanfaat.

Tentu, sebagai grup admin, saya tidak bisa membuat semua orang senang. Ada yang gak suka, mungkin karena merasa tidak ada manfaat. Ketika diundang, sejenak langsung left grup. It’s ok. Itu pilihan dia. Dan saya sebagai admin harus menghormati keputusannya juga.

Bahkan ada admin grup lain yang saya ikutin, bertindak tegas dan konsisten. Secara berkala, melakukan absen. Member yang tidak absen, langsung dikeluarkan dari grup. Seru sih acara absen ini hehhee..

Dengan absen, akan menyaring orang-orang yang serius ada di grup. Yang saling berbagi dan mendukung, bukan hanya pasif sebagai pendengar dan penyerap informasi.

Berbagilah, biarkan orang lain tahu dari kita. Jadilah penebar manfaat.

Tantangan lain sebagai grup admin adalah bagaimana membuat diskusi di dalam grup hidup. Obrolan tetap terjaga dan masing-masing member saling bersaut-sautan. Itu akan menghidupkan suasana. Komunikasi pun menjadi semakin erat.

Jika ada waktu, luangkan waku untuk bertemu, kopi darat. Jadi masing-masing member bisa bertemu dan tatap muka.

Bisa jadi, orang yang di grup rajin berkicau, ketika kopi darat, mungkin dia akan lebih diam..🙂


Responses

  1. Ini maksudnya grup WA, ya, buddy?

    Memang betul itu tantangan tersendiri menjadi admin..
    Sebenarnya memang nggak semua orang merasa nyaman diundang ke suatu grup. Jadi kalau menurutku sih mungkin lebih baik bertanya dulu via japri, apakah seseorang berkenan bergabung di grup kita. Kalau sudah keburu masuk, sepertinya jarang yang berani terang-terangan keluar (takut dianggap memutuskan tali silaturahmi atau apa)..

    Lalu, sistem absen itu seru siiih, buat sebagian orang…tapi mungkin bisa menyinggung perasaan juga buat beberapa orang…hehehe. Apalagi kalau dia pasif setelah diundang tanpa pertanyaan terlebih dulu..bukannya agak lucu ya, diundang tanpa permintaan lalu ‘dipecat’ begitu saja karena diam?😀

  2. Betul Heidy.. Saya yang baru belajar sebagai admin grup, selalu bertanya dulu ke orang yang saya undang. Jika berkenan, saya masukkan.

    Sistem absen, jika dilakukan, memang itu resiko. Pasti ada yang tersinggung. Tujuan dari sistem absen ini kan memang menyaring, siapa yang tahan bantng dan tetap serius ada di grup..🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: