Posted by: wibi | March 15, 2013

Sang Petualang..

Tasikmalaya, 15 Maret 2013, 18:19 wib

“Sang Petualang sejati selalu menganggap kilatan petir sebagai petunjuk jalan dalam gelapnya hutan belantara..”

Hmm.. Kalimat itu pernah terlontar dari mulut Almarhum Ayah saya, ketika Beliau bercerita bagaimana Beliau memulai karirnya dengan merantau jauh dari orang tua.

Dengan merantau, jiwa petualang kita akan terlatih dan tumbuh. Jiwa mandiri pun demikian.

Di perantauan, kita akan “dipaksa” untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Hal itulah yang membuat kita tersadar bahwa kita sebagai makhluk sosial tidak bisa hidup sendirian.

Pada jaman dahulu, Nabi melakukan perantauan dengan istilah berhijrah. Pindah ke tempat lain.

Hijrah tidak bisa kita hindari. Dengan beradaptasilah maka kita akan tetap bertahan. Selamat berhijrah kawan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: