Posted by: wibi | June 7, 2008

Villager goes to IKEA..

mura bustan compound Jeddah, 15.00 KSA (lambat 4 jam dari WIB)

Sabtu yang menyenangkan..Setelah kemarin diisi dengan beribadah di tanah suci Mekkah, hari ini tiba saatnya untuk jalan-jalan.

Mura Bustan Compound adalah suatu pemukiman yang nyaman di Jeddah. Mirip seperti cottage yang ada di Bali. Tempatnya hijau di tengah-tengah udara yang panas, gersang dan bergurun. Plus, beberapa fasilitas yang sangat memanjakan penghuninya..

Kolam renang di depan rumah, lampu mati, tinggal panggil teknisinya, lampu diganti, dan gratis lagi, bahkan angkutan untuk jalan-jalan pun disediakan. Untuk yang ini, ada daftar khusus tujuan per harinya.

Hari Sabtu ini, tujuan Bus Compound adalah IKEA. Tempat penjualan furniture buatan dari seluruh negara. Ada made in Indonesia juga lho.

Okay, kami semua turun di tempat tujuan. Berjalan-jalan memasuki showroom, celingak celinguk, memperhatikan berbagai barang yang ada di dalamnya. Mulai dari kebutuhan memasak, bedroom, sampai electricity, ada di sana.

beberapa hal yang menarik perhatian saya adalah :

  • Ada suggest dari IKEA beserta contoh bentuk ruangan untuk ukuran rumah sebesar 35 m2 satu lantai. Kecil sekali bukan. Namun, pengaturan yang diperlihatkan oleh IKEA, sangat menarik. Masuk rumah, sebelah kanan living room dan meja makan untuk 2 orang (untuk pasangan muda kali ya hehe..), dan depannya lemari untuk berbagai barang. Masuk ke sebelah kiri ruangan tempat tidur. Disertai sekat, di sebelah depan tempat tidur terletak kamar mandi dengan satu closet, wastafel dan tempat penyimpanan barang-barang pembersih. Namun satu hal yang kurang disini. Di mana ya letak ruangan untuk cuci baju? Sepertinya IKEA sangat mengerti sekali bahwa yang tinggal di rumah sebesar ini, wajib mencuci bajunya di laundry clean and fresh hehehhe… (sorry, this is my joke..)

  • Ada peragaan dari IKEA. Semacam jaminan bahwa barang-barang yang ada disini adalah barang dengan kualitas yang tinggi. Di dalam etalase, terdapat lemari dan laci yang dibuka tutup dengan mesin otomatis, yang menjelaskan bahwa walaupun lemari dan laci ini telah dibuka tutup 5 kali per hari dalam 10 tahun, lemari tetap masih bisa berfungsi.

  • Masih di dalam etalase, kali ini yang diperagakan adalah kursi empuk. Seperti yang ada di kantor-kantor ber-AC. Disitu dijelaskan bahwa walaupun sudah diduduki dengan beban impact sebanyak 5 kali per hari selama 5 tahun, kursinya masi bisa berfungsi. hmm, sangat luar biasa Quality Control dari IKEA ini. Pantas saja menjadi toko terbesar di dunia untuk tempat penjualan furniture.

  • Semua yang saya tulis di atas, poin 1 – 3, terletak di ruangan yang disebut showroom. Untuk para pengunjung, disediakan pensil gratis, penggaris kertas gratis, katalog gratis dan selembar kertas untuk mendaftar barang-barang apa saja yang akan kita beli. Bagus sekali management-nya. Orang yang baru pertama kali datang kesini pun akan tau bagaimana caranya. Seperti saya ini yang dari desa hehe..

  • Okay, showroom sudah puas kita kunjungi. Ruangan selanjutnya yang kita lewati adalah tempat makan. Pengaturannya rapih. Kita tinggal pilih mau apa, dan bayar di kasir. Harganya relatif murah. Untuk 2 sosis panjang, beef bacon, dan scrambled egg, plus sebotol air mineral dipatok dengan harga 4 Riyal (1 Riyal kurang lebih Rp.2600,- )

  • Yang menariknya, setelah makan, kita sangat dianjurkan untuk menyimpan sendiri, ingat menyimpan sendiri piring yang sudah kita pakai. Disiplin sekali bukan.. Memang, terkadang lingkungan yang bisa membuat kita lebih disiplin.

  • Selesai makan, kita turun menggunakan elevator menuju gudang. Di sana kita bisa mengambil barang-barang yang tadi kita sudah list, dan bayar di kasir. Selesai..

Luar biasa IKEA. Banyak sih sebenarnya yang ingin saya beli. Liat ini, wuihh bagus.. Liat itu, wuihh very simple but nice..

Cuma ya itu tadi, pegang saku di belakang, wah ternyata saku rata hehehe… nabung dulu lah.. Baru beli yang udah ada di list..

Someday, myhome furniture are all from IKEA. Amiiiin.


Responses

  1. huwahahaha…kamu lucu sekali sih mas. seneng deh bisa bawa villager ke IKEA. lucu. masih perawan..jadi kesannya polos sekali dan villager sekali. hehehe..:)

    mas..your future home-nya pake barang2 IKEA? kok sama kyk yg ada di dreamboardku ya? brarti future home kita sama dooonk? hohoho…

  2. halah kalian, didoain deh semoga beneran punya rumah bareng..? Jadi siapa yg dilantai satu dan siapa yg dilantai dua ? awas jangan berebut…:D


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: