Posted by: wibi | February 28, 2008

Jatinangor jauh juga ya..

cozi home.. 19.33 wib

Berawal dari sebuah percakapan melalui handphone beberapa hari lalu..”Mas Wibi, saya mau mesen undangan 1000 biji”, begitu kata seorang alumnus STPDN dari Bone, Sulawesi Selatan..

“Tapi cepet ya Mas, harus sudah selesai tanggal 28 Februari ini”, katanya lagi.

Mmmhh.. Memang undangan yang mendadak kayak gini nih yang bikin pusing.. Untungnya, desain tidak terlalu sulit.. Jadi saya setujui saja permintaannya..

“Baik Mas Andi, akan saya usahakan selesai sesuai target”, jawabku malam itu.

Tau darimana dia dengan Widagdo Production? Ternyata dia tau dari undangan temannya yang sesama STPDN juga, yang sebelumnya membuat undangan nikah di Kami.. Rekannya itu orang Aceh, dan menikah di Aceh.. Jadi, secara tidak sengaja, order kami lintas Pulau..

Sebelum Andi yang orang Bone itu menghubungi saya, Dia menghubungi rekan saya di Widagdo. Rido namanya. Memang no.HP Rido tertera di undangan yang orang Aceh itu.. Begini tulisannya :

Print By

WIDAGDO Production

0812 246 8892

Rido sedang berada di Pulau lain.. Sementara produksi kami lakukan di kota kembang Bandung. Jadilah komunikasi menggunakan HP. Dengan Mas Andi pun begitu. Orangnya yang mana juga tidak tau. Sama-sama saling percaya saja. Mas Andipun memberikan DP untuk pengerjaan undangan ini..

“Mas, kalo sudah selesai, Mas Wibi kontak-kontakan dengan Adik saya ya yang di Bandung (Jatinangor sebenarnya, bukan di Bandung), Dia yang nanti ngambil..”, begitu katanya.

Jadilah saya berhubungan dengan Erlan Adiknya. “Janjian di Tubagus aja Lan, di laundry kami, supaya mudah ketemunya”, ucap saya dalam sms.

Sampai tiba waktunya, saya pun memberi kabar bahwa undangan sudah selesai..

Apa yang terjadi? Erlan tidak bisa keluar asrama yang di STPDN itu. Jadilah Dia memohon ke saya untuk mengantarkan undangannya ke Jatinangor nun jauh di sana..

Hmm, baiklah, demi kepuasan pelanggan akan saya lakukan. Lagian ni order dari jauh, lumayan, kalo puas, bisa jadi sarana word of mouth yang mengesankan.. amin, semoga..

Kemudian, secara mengejutkan, yang mengambil undangannya pun orang suruhan Erlan, Mas Budi namanya.. Memang unik, Andi saya gak tau yang mana orangnya, Erlan pun gak ketemu.. Namun bisnis tetap jalan.. Terimakasih Tuhan atas kepercayaan yang diberikan ini, semoga kami bisa terus menjaga amanah, amiiiinnn..

Maju terus WIDAGDO.. Never ever give up!! 


Responses

  1. wah salut gw sama lo bos, ga pernah bedain servis yg 40 rb sama yg 40 juta…:D

    Ayo berjuang terus ya bos…:D

  2. Alhamdulillah jika dirasa memang demikian Ndik..:)

    Semua yag didapat memang harus disyukuri, dan duit 1000 akan terasa benar-benar sangat penting pada saat kita sedang berada dalam kesulitan..

    Uang yang diperoleh juga sama, adalah hasil kerja keras dan usaha tanpa henti hehe..

    Maju terus Ndik..

  3. subhanallah ya yang namanya rejeki, emang ga kemana..

    semangat Bi.. ^^ semoga dengan loe ikhlas ngerjainnya, semua makin lancar ajah..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: