Posted by: wibi | February 9, 2008

6 Human Basic Needs..

cozy home, 07.06 wib

Beberapa hari yang lalu saya mendapat kesempatan membantu tim ActionCoach untuk menjadi Bankir di permainan Leverage Game, di Ciwidey, dalam rangka training usahanya Pak Ipung, pemilik beberapa toko Texktil di kawasan Pasar Baru Bandung..

Nah, dalam perjalanan dari Bandung menuju Ciwidey, saya bersyukur satu mobil dengan Coach Prijono Nugroho, Platinum Coach dari ActionCoach. Beliau sudah menjadi Coach Senior dari tahun 2005. Banyak ilmu yang bisa diambil dari Beliau.. Mulai dari Bisnis yang dijalankan, bagaimana Beliau menjalani hidup, bagaimana Beliau sampai bisa berlabuh di ActionCoach dan macam-macam.

Tulisan kali ini, saya akan menuliskan satu bahasan yang menurut saya menarik selama perjalanan menuju Ciwidey..

Bahasanannya adalah, 6 human basic needs, 6 kebutuhan dasar manusia. Apa saja:

  1. Certainty
  2. Uncertainty
  3. Love and Connection
  4. Contribution
  5. Growth
  6. Significant

Yang pertama, Certainty, Kepastian

Orang selalu mengharapkan sesuatu yang pasti. Misalnya seorang karyawan yang ingin kepastian gajinya selalu dibayar tepat waktu. Dan, seorang produsen meminta kepastian dari salah satu konsumennya dalam hal pembayaran.

Yang Kedua, Uncertainty, Ketidakpastian

Justru kebalikan dari yang pertama, manusia juga butuh sesuatu yang tidak pasti. Ketika saya ditanya oleh Coach Pri, “Bi, apa makanan kesukaan Kamu?”. “Sate Kambing Muda Coach”, jawabku spontan.

“Nah, Kamu mau nggak setiap hari makannya Sate terus?”, tanya Coach Pri lagi. “Hmm, i see, saya mengerti Coach“, ucapku pelan. Manusia juga membutuhkan kejutan-kejutan yang tak diduga. Ntah itu promosi jabatan, rolling pekerjaan, atau bahkan bonus tahunan.

Yang Ketiga, Love and Connection, terjemahan kasarnya, kalo diajak ngomong nyambung dan hangat..🙂

Manusia akan merasa nyaman jika diterima oleh rekan bicaranya. Dan, coba bayangkan setiap kita jalan-jalan, kita bertemu dengan orang yang kita kenal dan saling senyum serta bertegur sapa.

Begitu juga dalam hal partner bisnis, kita cenderung mencari orang yang sevisi dengan kita. Nyambung kalo diajak ngomong, ndak mbalelo kalo kata bahasa jawanya..

Yang Keempat, Contribution, Kontribusi

Berkontribusi juga merupakan kebutuhan manusia. Karena dengan hal inilah seseorang merasa dibutuhkan keberadaannya. Seorang pebisnis misalnya, Dia menjadi penceramah di suatu majelis, padahal mungkin saja bayarannya tidak sebanding dengan penghasilan bisnisnya. Tapi Dia tetap senang dan bahagia dalam melakukannya karena dirinya merasa berkontribusi positif. Membantu memajukan sesama.

Yang Kelima, Growth, Bertumbuh

Di dalam perjalanan hidupnya, manusia butuh bertumbuh dan berkembang. nggak mau status quo. Dari Junior Engineer, ke Senior Engineer. Dari Supervisor menjadi Manager dan seterusnya..

Yang Keenam, Significant, Aktualisasi Diri

Ini merupakan kebutuhan tertinggi dalam 5 derajat human basic needs-nya Maslow. Pengakuan diri. Orang sangat senang dipuji, disanjung dan hal-hal lain yang menyangkut pencapaian dirinya.

 

Bagaimana kita tahu mana yang paling dominan dari seseorang? Mudah kata Coach Pri. Tanya saja langsung secara implisit. Dari situ kita bisa meraba-raba apa kira-kira kebutuhannya.

Misal, tanya, Siapa tokoh favorit Kamu?

Apa alasannya?

Soekarno, karena Beliau tegas dan percaya diri.. Nah dari jawaban ini, bisa kita tarik sementara kesimpulannya adalah bahwa orang yang menjawab ini butuh kepastian (tegas), dan significant (percaya diri).

Itu mungkin sedikit pengetahuan yang bisa saya bagikan ke teman-teman pembaca blog ini. Semoga bermanfaat..🙂

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: